Senin, 23 Januari 2017

RAKSASA : Meski ditunggangi empat orang, penyu ini tetap berjalan di pantai

METROPOLIS
Senin 30 Oktober 2006, Radar Tarakan Halaman 9
SEEKOR penyu dengan ukuran cukup besar Jumat (27/10/2006) lalu ditemukan nelayan Mamburungan. Penyu ini ditemukan salah seorang nelayan, setelah hewan kelompok vertebrata ini tersangkut dijaring (kelong) yang dipasangnya di perairan Mamburungan.

Penyu dengan panjang cangkang lebih dari satu meter dan lebar sekitar satu meter itu , ditemukan nelayan dalam kondisi masih hidup. Penyu yang tidak diketahui pasti jenisnya ini, sempat berada di dalam kelong selama 2 malam.

"Penyu itu sempat dua malam di kelong," ujar Abu. Salah seorang pemuda Mamburungan yang ikut menyaksikan keberadaan penyu tersebut.

Penyu yang diperkirakan memiliki bobot tubuh sekitar 100 kilogram lebih dengan ciri-ciri bersisik di bagian dada bawah dan berwarna kuning itu, awalnya ditemukan oleh M. Ali. Ali mengetahui keberadaan penyu ini saat dia akan mengambil ikan yang terjaring dalam kelong miliknya.

"Waktu bapak mau ambil ikan di Kelong, beliau kaget karena ada sesuatu yang cukup besar di dalam kelong," ujar Abu. Setelah diamati ternyata hewan itu adalah penyu yang terjerat kelong.

Setelah dua malam berada dalam kelong, Abu bersama tiga orang temannya masing-masing Tojo, Ari Sun, Rudi dan Ijau berinisiatif melepaskan kembali penyu ini kembali ke habitatnya.

Hewan yang saat ini populasinya semakin menurun di Kalimantan Timur akibat dieksploitasi itu, akhirnya dilepaskan kembali oleh nelayan Mamburungan.

"Kemungkinan ini salah satu penyu dari Derawan yang nyasar sampai ke sini. Kasihan kalau dibunuh, apalagi ini hewan langka," ujar Abu. (ida)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar